Selamat Datang di Blognya Hendra.................Terima Kasih Atas Kunjungannya

Kamis, 30 April 2009

Baliho Caleg di Trenggalek Ada yang Belum Dicabut

Meskipun Pemilu Legislatif 2009 telah berakhir, namun saya masih menjumpai adanya baliho caleg yang masih berdiri tegak, tepatnya di pertigaan jalan HOS Cokroaminoto - Kota Trenggalek. Padahal menurut aturan KPU, baliho parpol dan caleg harus sudah dibersihkan pada waktu minggu tenang sebelum pencontrengan. Ingin tahu lebih lengkap? berikut liputannya...Ternyata eh ternyata...ini dia baliho calegnya...
"Mas Tawon" caleg (calon lebah ganteng) dari parpol PPP (Partai Peduli Pajak)

Baca Selengkapnya ...

Sosialisasi Bendaharawan di Dinas Pendapatan Kab. Trenggalek

Tanggal 22 s/d 23 April kemarin KP2KP Trenggalek diundang untuk menjadi salah satu pemateri di acara "Sosialisasi Sistem dan Prosedur Penatausahaan dan Akuntansi Keuangan Daerah bagi Bendaharawan" yang diadakan oleh Dispenda Kabupaten Trenggalek. Sebagai pemateri adalah Pak Nartun, Kepala KP2KP Trenggalek. Seperti biasa saya sebagai asisten sorot plus dokumentasi. Berikut dokumentasinya...Para peserta mengikuti jalannya sosialisasi...saking seriusnya, sampe pada terbengong-bengong (ngantuk kali ya bu'..?? he3x)
Pak Nartun sibuk menyampaikan materi perpajakan, para peserta menyimak dengan seksama..Karena gak ada yg ngambilin, terpaksa deh memfotho diri sendiri pake timer (norak yaa...)

Baca Selengkapnya ...

Kamis, 16 April 2009

Beberapa Pajak Aneh yang Pernah Ada di Dunia

6. Pajak Jenggot

Mungkin anda tidak akan lagi menemukan pajak ini lagi, tapi pajak satu ini pernah beneran ada. Peter the Great dari Rusia menerapkan pajak ini hanya karena dia tidak suka dengan adanya jenggot ataupun rambut apapun yang ada di wajah (termasuk kumis). Sehingga, jika ada orang yang nekat mengenakan hiasan alami kaum pria ini, harus berhadapan dengan pajak besar dan lumayan berat.

5. Pajak Penghasilan Tidak Sah


IRS Amerika (Internal Revenue Service), semacam Dirjen Pajak gitulah, membuat peraturan yang berbunyi, "Penghasilan Tidak Sah, seperti uang yang didapat dari penjualan obat terlarang, harus anda cantumkan pada Formulir 1040, baris 21."

4. Pajak Bebas dari Perbudakan


Romawi Kuno tampaknya sadis juga. Pajak yang nama aslinya adalah manumission tax, adalah pajak khusus jika anda tidak lagi menjadi budak seseorang. Di beberapa kasus, pajak ini di bayarkan oleh seorang yang ingin membebaskan budaknya, walaupun tidak besar, tapi lumayan ngeselin juga kan?

3. Pajak Tidak Setuju dengan Raja


Pajak paling efektif untuk membuat lawan politik terdiam, Oliver Cromwell membuat pajak ini pada 1655. Oliver mengenakan pajak ini kepada bangsawan yang masih bertahan tinggal di Inggris setelah Oliver mengambil alih kekuasaan. Yang lebih parah lagi, uang pajak itu digunakan untuk membiayai pembentukan pasukan untuk melawan bangsawan lain.

2. Pajak Perapian

Ini bukti 'kreatifitas' bangsawan jaman dulu. Ketika uang sudah mepet, apa aja deh, yang penting dapat uang, akhirnya, pada 1660, Inggris benar-benar menerapkan pajak terhadap perapian. Akibatnya, para penduduk mulai mencari berbagai macam cara untuk menyembunyikan cerobong asap. Pajak ini akhirnya berhenti sejak adanya kebakaran besar pada 1684 yang merusak 20 rumah dan mengambil 4 nyawa, hanya karena pembuat roti yang berusaha menggunakan cerobong asap tetangganya secara sembunyi-sembunyi.

1. Pajak Garam

Garam, Natrium Klorida, garam dapur yang asin itu. Emang aneh kan? tapi kenyataanya memang ada juga yang membebankan pajak kepada garam. Hal ini juga yang disebut-sebut menjadi awal kehancuran kekaisaran Cina, memulai Revolusi Prancis, dan sampai Gandhi sendiri memprotes pajak tersebut sampai turun ke jalan pada 1930.

sumber : hermawayne.blogspot

Baca Selengkapnya ...